
Pelaksanaan ANBK 2023 di MTsN 1 Kota Berjalan Lancar

Palangka Raya, Humas — Peserta didik kelas 8 MTsN 1 Kota Palangka Raya sebanyak 45 peserta didik dan 5 peserta didik cadangan mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun Pelajaran 2023/2024. Selasa (19/9/2023).
ANBK 2023 adalah program berbasis online atau semi-online merupakan program evaluasi yang dilakukan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebagai upaya penilaian terhadap mutu setiap sekolah/madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar hingga menengah. ANBK dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. AKM digunakan untuk mengukur literasi membaca dan literasi (numerasi) para peserta didik.
Sementara survei karakter digunakan untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter peserta didik. Adapun survei lingkungan belajar untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan Pendidikan.
Pelaksanaan ANBK di MTsN 1 Kota Palangka Raya diikuti oleh peserta didik kelas 8 yang terpilih secara random mengikuti kegiatan ANBK yang dibagi menjadi dua sesi. Selain peserta di dalam ruang ANBK terdiri dari proktor, pengawas, teknisi dan panitia inti.
MTsN 1 Kota Palangka Raya melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) selama dua hari. Senin, (18/09/2023) dengan tema Literasi & Survei Karakter dan hari Selasa (19/09/2023) dengan tema Numerasi & Survei Lingkungan Belajar
Literasi membaca menguji kemampuan memahami melalui teks tulis. Numerasi yakni menguji kemampuan peserta didik dalam menggunakan pengetahuan matematika. Sedangkan survei lingkungan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung pembelajaran.
Kegiatan ANBK dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi I dimulai pukul 07.30 – 09.40 WIB dikuti 26 peserta didik , Sesi II dimulai pukul 10.40 – 12.50 WIB diikuti 19 peserta didik
Kegiatan ANBK hari kedua dilaksanakan pada hari Selasa (19/09/2023) juga diikuti oleh peserta didik yang sama sebanyak 45 peserta didik. dan 5 peserta didik cadangan
Pelaksanaan ANBK pada hari pertama dan kedua di MTsN 1 Kota Palangka Raya berlangsung tertib, aman dan lancar. Peserta didik terlihat mampu mengerjakan soal-soal yang diberikan yang tertera pada layar monitor komputer dengan baik dan lancar
Kontributor : Tim Humas Stensa
Editor : EAR
MTsN 1 Gelar Pensi Per Dua Mingguan

Palangka Raya, Humas — MTsN 1 Kota Palangka Raya, Jumat (18/8/2023) menggelar kegiatan pentas seni (pensi) yang ke dua kalinya guna menggali bakat dan minat serta kreatifitas peserta didik.
Kegiatan pentas seni kali ini menampilkan berbagai kreatifitas kesenian, mulai dari drama musikal, pidato 5 bahasa (Indonesia, Inggris, Arab, Banjar dan Dayak), baca puisi dan modern dance yang ditampilkan oleh peserta didik kelas IX-1, IX-2, VIII-2 dan VII-2 di halaman MTsN 1 Kota Palangka Raya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Kota Palangka Raya, Rita Sukaesih dalam sambutan mengatakan agar peserta didik mengisi kegiatan dengan hal-hal yang posistif dan berguna serta bermanfaat bagi orang lain. Karena sebaik-baik manuisa adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain, ucap Rita.
Kegiatan pentas seni peserta didik MTsN 1 dilaksanakan setiap dua minggu sekali di hari Jumat dengan menampilkan berbagai bakat dan kreativitas peserta didik perkelasnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menggali potensi atau talenta peserta didik serta menumbuhkan kreativitas mereka dalam bidang seni, melatih kekompakan serta menumbuhkan rasa ingin tahu.
Kontributor : Pamilia Wika
Editor : EAR
Beragam Lomba Warnai Milad MTsN 1 Kota
Milad MTsN 1 Kota Palangka Raya yang jatuh di bulan Maret tahun ini diperingati dengan meriah. Pekan Milad ini diisi dengan beragam perlombaan. Perlombaan internal yang terdiri dari Mural, Senam, Nasyid, dan Fashion Show diikuti oleh peserta didik MTsN 1 Kota Palangka Raya. Setiap kelas wajib mengirim delegasi untuk mengikuti kegiatan ini.

Lomba senam diikuti oleh 10 siswa dari setiap kelas. Penampilan kelompok ini dinilai dari kebenaran gerakan, kekuatan, dan kekompakan. Melihat dari persiapan setiap kelas, untuk berhasil kompak, perlu kerja sama yang bagus mulai dari pemilihan anggota, waktu latihan, serta komitmen.

Lomba yang kedua adalah Peragaan Busana dengan tema busana muslim pesta. Setiap kelas wajib mengirim satu pasang peserta, yakni putra dan putri. Meski bertujuan untuk memeriahkan, sesungguhnya ada peserta didik yang memang memiliki bakat menonjol di peragaan busana ini. Hal ini tidak hanya terlihat dari kepercayaan diri saat berjalan di depan juri, tetapi juga sikap dan cara berjalan yang memerlukan teknik mempertahankan posisi tubuh, menjaga raut muka sesuai dengan tema.

Lomba mural ini juga memerlukan ketekunan dan kerja sama yang baik. Setiap kelas diwakili oleh maksimal lima orang untuk menyelesaikan desain gambar dengan slogan yang berkaitan dengan lingkungan, mewarnai dengan hati-hati dan menjaga lantai atau halaman tetap bersih. Mendesain dan menyelesaikan mural di lokasi yang disediakan panitia yakni pot tanaman pelindung tidaklah mudah. Selain area mural dapat dikatakan sulit untuk dieksplorasi, empat sisi pot berbentuk persegi juga memerlukan pemikiran untuk membuat rangkaian cerita yang berhubungan. “Semoga juri membuat rubrik penilaiannya tidak sama bagi yang area muralnya lebih rumit,” ungkap salah satu peserta dari kelas 8.3.
MTsN 1 Kota Dukung Aksi Bergizi
Beberapa waktu lalu, sejumlah siswi MTsN 1 Kota Palangka Raya hadir dalam kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Gerakan ini merupakan upaya Dinas Kesehatan untuk mencegah peningkatan angka stunting. Penggalakan upaya pencegahan stunting ini telah dilakukan melalui ragam sosialisasi dan kegiatan bersama ibu hamil dan menyusui di Puskesmas dan Posyandu. Upaya lain untuk mencegah stunting juga dapat dimulai lebih awal yaitu mempersiapkan para remaja putri untuk menjadi perempuan dewasa yang sehat, sehingga siap untuk hamil dan memiliki keturunan salah satu caranya dengan menjaga pola makan yang baik.

Gerakan Nasional Aksi Bergizi dihadiri oleh ratusan pelajar dan ASN tak kurang dari 50 instansi dan sekolah/madrasah di wilayah kota Palangka Raya. Melalui kegiatan ini upaya pencegahan di stunting difokuskan melalui edukasi di kalangan remaja. Kegiatan ini pun dikemas dengan apik sehingga peserta dapat beragam interaksi mulai dari senam bersama, lomba yel-yel, pembagian makanan sehat dan tablet tambah darah, serta pemberian bantuan alat kesehatan.

Menilik bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah remaja putri yang tersebar di berbagai sekolah setingkat SMA/SMK dan SMP/MTs, poin penting yang disampaikan dalam edukasi ini adalah pengetahuan gizi remaja putri sebagai calon ibu. Relevansinya pada penerapan kehidupan sehari-hari akan berpengaruh pada upaya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

“Sesungguhnya, masa remaja merupakan masa yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan baik secara fisik maupun psikis, maka edukasi semacam ini patut dilanjutkan,” ungkap Katma F. Dirun, Setda Provinsi Kalteng yang berkenan membuka kegiatan. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi warga khususnya pelajar putri tentang pentingnya tablet tambah darah, olahraga, aktivitas fisik dan kosumsi gizi seimbang.

Kedepannya, diharapkan bahwa aksi serupa dapat dilanjutkan di tingkat sekolah/madrasah secara rutin dengan kolaborasi lintas sektor misalnya dengan Dinas Kesehatan kota atau Puskesmas setempat. Rita Sukaesih menyatakan bahwa kegiatan ini dapat dipadukan dengan program Madrasah dan Kantin Sehat MTsN 1 Kota Palangka Raya. “Kader keamanan pangan MTsN 1 Kota sudah bergerak. Program aksi bergizi ini merupakan salah satu bagian programnya. Nah, tinggal kita membuat jadwal rutin untuk terus mengimbau seluruh warga madrasah untuk proaktif dengan program ini.”
Harapannya, peserta kegiatan ini mampu menularkan informasi penting kepada keluarga di rumah dan teman sebaya di dalam dan di luar madrasah tentang pentingnya pola hidup sehat.
Catatan: Rabu, 26/10/22
Afif dan Mai: Sukses di Jamnas
Pramuka, PMR, dan Paskibra atau dikenal dengan 3P menjadi beberapa pilihan ekstrakurikuler paling diminati oleh siswa MTsN-1 Kota Palangka Raya.

Pramuka menjadi salah satu ekskul yang banyak mendapatkan sorotan dari beberapa peminat khususnya siswa yang telah mengikuti pramuka sejak SD/MI. Karena kecintaan dan minat yang telah merasuk dalam jiwa, sebagian besar dari mereka akan lebih bersemangat melanjutkan kegiatan serupa di MTsN-1 Kota.
Muhammad Afifurrahman dan Maisuci Unzila adalah diantaranya. Keduanya menekuni minat dan bakat dalam Ekskul Pramuka hingga berhasil lolos dalam seleksi Jambore Nasional XI tahun 2022 yang dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 26-28 Mei 2022 di Sanggar Pramuka Kwartir Cabang Palangka Raya.

Kata Jambore tak asing di telinga kita, bukan?
Jambore adalah pertemuan besar yang dilakukan para anggota Pramuka dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini dilakukan setiap 5 tahun sekali dengan beberapa tahapan penting. Afif dan Mai berhasil melewati seleksi Gudep (Gugus Depan) pada tahap awal. Tahap kedua di tingkat Kwaran dan tahapan ketiga yaitu tahap Kontigen Kwarcab. Siapapun yang berhasil melalui tahap akhir berhak mendapat tiket keberangkatan ke Jambore Nasional.
Di Jambore Nasional, peserta dari berbagai provinsi berkumpul menjadi satu dan berbaur dengan membawa dan memperkenalkan budaya masing-masing. Beberapa kegiatan inti yang diikuti peserta adalah pendidikan dari seni budaya, pameran informasi, pelestarian budaya, penampilan seni daerah, karnaval dan festival nusantara, pemutaran film pendidikan, diskusi pendidikan, upacara dan gelar seni. Kegiatan Jambore ini dilaksanakan selama 10 hari di Jakarta Timur, dari 13-23 Agustus 2022.
Untuk dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan ini, Afif dan Mai mempersiapkan banyak hal, diantaranya Tanda Kecakapan Umum (TKU) minimal Penggalang Terap, Pinru dan Wapinru pada kegiatan Pramuka penggalang terdahulu. Mereka juga harus mencapai minimal 5 Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Wajib dan 5 pilihan. Beberapa ujian pengetahuan yang mereka lalui adalah Semaphore, Sandi, dan Pionering.
”Kami mendapat banyak pengalaman dari Jamnas ini. Pastinya, aku punya teman dari banyak daerah di Indonesia, mendapatkan dan memperdalam pengetahuan dan keterampilan kepramukaan seperti pembuatan simpul. Alhamdulillah, pokoknya dapat manfaat yang banyak,” ungkap Afif dan Mai dalam wawancara.

“Buat adik-adik kelas yang mau mengikuti Jamnas seperti kami, kalian harus mempersiapkan mental dan juga fisik, kelengkapan perkemahan pramuka, mendalami atau meningkatkan pengalaman Pramuka dan mengasah kemampuan LKBB (Latihan Keterampilan Baris Berbaris). Jika belum berkesempatan di Penggalang, terus berusaha ikut seleksi, karena ada banyak event di Kepramukaan. Apalagi jika nanti jika sudah menjadi Penegak dan ikut saka tinggal pilih mau ikut Perkemahan Bakti Saka yang mana,” pesan keduanya melalui tim Jurnalis MTsN 1 Kota.
Kontributor: Mishelia, Safira, Arisa.
Maynafla: OSIM Mewadahi Aspirasi Siswa
MTsN-1 Kota Palangka Raya menyelenggarakan Pelantikan Pengurus OSIM periode 2022/2023. Pengurus ini terdiri dari 48 anggota yang terbagi dalam beberapa seksi. Pengurus ini terbentuk beberapa bulan sebelumnya. Ketua OSIM terpilih merupakan kandidat dan pasangan yang mencalonkan diri dengan nomor 01 yaitu Rizqia Rahmatina dan Maynafla ‘Athayaa dan berhasil meyakinkan siswa MTsn 1 Kota Palangka Raya sehingga memenangkan pemilihan Calon ketua dan wakil ketua OSIM.
Setelah pemilihan tersebut berakhir, Maynafla memaparkan bahwa sebelum menjadi pengurus OSIM, seluruh calon pengurus OSIM harus melalui tahap wawancara, tes ilmu pengetahuan umum dan tes fisik yaitu LKBB.
Salah satu tahapan yang paling penting yaitu wawancara calon pengurus OSIM. Dalam wawancara itu, calon pengurus OSIM akan diminta memberikan gambaran tentang visi dan misi masing-masing, khususnya Calon ketua dan wakil ketua OSIM. Sebagaimana kandidat nomor 01 yang mengusung visi misi tersendiri,
“Visi kami selama menjabat sebagai ketua dan wakil ketua OSIM sendiri adalah menjadikan OSIM sebagai tempat aspirasi siswa MTsN-1 untuk menyampaikan harapan serta mengembangkan aktivitas di bidang akademik maupun non akademik. Adapun Misi yang akan kami wujudkan selama masa jabatan kami ialah kami ingin sekali meningkatkan dan mewujudkan siswa berkarakter yang diterapkan dengan sikap menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda,” ucap Rizqia dan Maynafla kepada tim jurnalis siswa.

Setelah terbentuk kepengurusan, mereka mengikuti Program Latihan Dasar Kepemimpinan atau LDK pada hari Sabtu-Minggu, 03-04 September 2022 di Aula MTsN-1 Kota Palangka Raya. Usai seremonial serah terima jabatan Ketua dan wakil ketua OSIM dari pengurus sebelumnya, seluruh pengurus mendapatkan bekal untuk menjalankan organisasi ini bersama.
Beberapa materi yang mereka pelajari, diskusikan dan rencanakan untuk diterapkan dalam kegiatan OSIM diberikan oleh kepala madrasah yakni Rita Sukaesih, S.Pd., M.Si. Dalam materi ini Rita memaparkan materi bagaimana cara berorganisasi yang benar menggunakan 4 prinsip yaitu; prinsip POAC yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling.

Maynafla Atthaya, wakil ketua OSIM MTsN 1 Palangka Raya menyampaikan kembali Tips Cara Berorganisasi sesuai yang diajarkan oleh kepala madrasah.
“Planning meliputi pengaturan tujuan dan mencari cara bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut,” jelasnya. Lanjutnya, organizing adalah proses dalam memastikan kebutuhan manusia dan fisik setiap sumber daya tersedia untuk menjalankan rencana dan mencapai tujuan yang berhubungan dengan organisasi. Actuating itu perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan pelaksanaan kerja. Untuk itu maka dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama. Semua sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Controlling merupakan pengontrolan, agar pekerjaan berjalan sesuai dengan visi, misi, aturan dan program kerja maka dibutuhkan pengontrolan.
Para pengurus OSIM yang mengikuti kegiatan LDK mengatakan bahwa dari kegiatan tersebut mereka mendapatkan pengalaman berorganisasi menambah relasi atau hubungan antar sesama pengurus OSIM, menghargai opini dari anggota OSIM lainnya, berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah, memiliki banyak kesempatan untuk mengikuti kegiatan di dalam maupun di luar sekolah.
“Jadi, ya kita belajar bersama, belajar bekerja sama dan mengelola organisasi semaksimal mungkin. Bu Rita dan bi Hapsyah berpesan bahwa bukan hanya OSIM yang harus belajar, tapi kita semua. OSIM hanya mewadahi, dan menyalurkan aspirasi teman-teman sehingga kita semua dapat terus berkarya untuk nama baik madrasah,” ucap Maynafla kemudian sebelum tim menyudahi wawancara.
Ditulis oleh: Mishelia, Safira Rizky, Fahri Akbar
Editor: Isna Indriati

Diseminasi Pembelajaran melalui Platform Alef

Ervina, guru Champion Alef wilayah Kalimantan Tengah menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi Platform Alef kepada guru Matematika kelas 7 se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui zoom meeting oleh Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Senin, 14 Februari 2022, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut, para kepala madrasah dan pengawas dari seluruh kabupaten dan kota.

Dalam sambutan singkat sekaligus membuka kegiatan, Kabid Pendidikan Madrasah, Achmad Farichin, berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik. “Ini merupakan kesempatan yang luar biasa sehingga kita bisa saling berbagi tidak hanya informasi melainkan pengalaman. Perkembangan teknologi juga memudahkan kita untuk berkomunikasi, maka elok lah jika pembelajaran juga harus mengakomodasi learning loss yang terjadi selama pandemi.”
Coach success wilayah Kalimantan, Kania Amalia, menjelaskan dengan gamblang tentang kelebihan Platform Alef yang didesain sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan kepada guru menerapkan pembelajaran bermakna kepada siswa. “Platform Alef ini menjadi solusi learning loss, kemunduran belajar yang dialami siswa kita. Bapak ibu tidak perlu kuatir karena platform ini ramah kuota. Konsep hybrid learning yang ditawarkan adalah bahwa fasilitas ini dapat digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring,” ungkapnya dalam sesi paparan.
Sebagai guru Champion, Ervina melanjutkan dengan berbagi pengalaman berinteraksi dengan siswa Bersama platform Alef. “Kita dimudahkan dengan platform ini. Bapak ibu tinggal daftar mengikuti alur di idn.alefed.com dengan kode akses yang sudah ada. Mengundang siswa pun mudah, kita tinggal salin link lalu kita bagikan melalui grup kelas. Intinya, semakin sering kita membuka laman ini, semakin mudah pula kita memadukan pembelajaran.” Lebih jauh, Ervina menyebutkan bahwa sebagai guru harus terus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. “Kita mengakui bahwa siswa kita lebih cepat berinteraksi dengan teknologi, makanya kita tidak boleh berhenti belajar hanya karena usia kita, misalnya, jauh lebih tua,” tukasnya sambil berkelakar.

Pada sesi terakhir, Muhamad Saleh Suaidy, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalteng menegaskan bahwa adanya platform Alef ini menjadi upaya percepatan dalam mengejar ketertinggalan kesempatan belajar selama perubahan daring dan luring di masa pandemi. “Intinya, kesempatan emas ini tidak boleh disia-siakan. Manfaatkan fasilitas gratis ini untuk memotivasi diri dan siswa dalam belajar, tidak hanya tentang konten tetapi juga konteks khususnya teknologi. Saya Kembali mengingatkan bahwa kualitas madrasah kini harus selalu diupgrade dengan digitalisasi agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas pria yang kerap menjuarai lomba bulutangkis dan tenis meja di ajang olahraga dan juga mendapat kesempatan mengikuti studi benchmarking singkat di Belanda.

Piagam Penghargaan dan Uang Pembinaan Siswa Berprestasi
Rabu, 12 Januari 2022, 29 siswa menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan dari Kepala Madrasah atas prestasi mereka di bidang akademik selama tahun 2021. Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, H. Tuaini, kepala kantor Kemenag Kota Palangka Raya, H. Nur Widiantoro, dan Kasi Dikmad kantor Kemenag Kota Palangka Raya, H. Supiani HK.











Beragam prestasi akademik tingkat kota, dan provinsi ini merupakan hasil partisipasi siswa dalam kompetisi sains madrasah dan nasional bidang Matematika, IPA, dan IPS. Untuk lomba Kihajar, 2 tim dari MTsN 1 Kota Palangka Raya mampu masuk babak Final. Tahap akhir yang diikuti adalah tahap presentasi. Kompetisi terakhir yang diikuti madrasah adalah Giat UKBI Adaptif Merdeka. Dari beragam kegiatan ini siswa belajar bukan hanya tentang materi tetapi kolaborasi dan kekompakan dengan anggota kelompok, kemandirian, juga semangat.
Prestasi yang diraih siswa ini merupakan hasil dari kegiatan bimbingan kurikuler siswa didampingi guru untuk mengikuti kompetisi. Meski pandemi, kegiatan bimbingan dilaksanakan dengan dua cara, tatap muka dan daring. Kesempatan tatap muka hanya dilakukan satu kali sebulan atau saat mendekati waktu lomba.
Pencapaian ini harus menjadi tolak ukur untuk keikutsertaan pada kompetisi mendatang.












