13Oct/23

Pelaksanakan Supervisi Guru di MTsN 1 Kota Palangka Raya

Palangka Raya, Humas — Guru merupakan salah satu komponen sumber daya pendidikan yang perlu selalu dibimbing dan ditingkatkan kompetensinya secara terus menerus.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk membimbing dan meningkatkan kompetensi guru adalah melalui supervisi akademik. Supervisi akademik adalah proses membimbing, memantau, dan menilai kemajuan guru dan akademik peserta didik untuk membantu mereka mencapai tujuan pendidikan.

Kegiatan supervisi guru di MTsN 1 Kota Palangka Raya dijadwalkan dan dilaksanakan sejak Kamis 28 September 2023 sampai Jumat 27 Oktober 2023. Seluruh guru memperoleh jadwal kunjungan supervisi pembelajaran oleh Kepala madrasah baik bagi ASN maupun Non ASN.

Dalam kegiatan supervisi ini, selain Kepala madrasah juga melibatkan guru senior lainnya.

Dalam kegiatan supervisinya Rita Sukaesih selaku Kepala madrasah secara langsung mengamati proses pembelajaran di kelas.

Program supervisi ini menjadi hal wajib yang ada di madrasah karena sekian untuk melangsungkan program juga sebagai landasan program Penilaian Kinerja Guru (PKG), Analisis Jabatan dan juga Analisis Beban Kerja.

Widyaiswara (WI) BDK Banjarmasin Rahmadani turut melakukan supervisi akademik di MTsN 1 selaku pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka.

WI Rahmadani bersama Rita Sukaesih selaku supervisor melakukan supervisi kepada dua orang guru MTsN 1 Kota Palangka Raya, Fitrathiyah (pengampu mata pelajaran Fikih di kelas VII-3) dan Eko Nurhayati (pengampu mata pelajaran IPA di kelas VIII-9) pada Jumat 29 Oktober 2023.

“Program supervisi di madrasah sangat penting bagi kelangsungan program peningkatan mutu guru. Karena, dari kegiatan ini nantinya lahir PKG, ABK, Anjab juga SKP khususnya bagi guru PNS. Lalu adanya guru senior juga sangat membantu dalam penyelenggaraan supervisi tersebut,” ucap Rita. 

Pelaksan supervisi akademik oleh Kepala madrasah dilaksanakan dalam rangka membantu mengembangkan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru agar mampu memotivasi belajar para peserta didik.

Supervisi guru dilakukan  saat proses pembelajaran berlangsung, dengan teknik sepervisi kunjungan kelas dan observasi kelas.

Kontributor :  Tim Humas Stensa

Editor :  EAR

13Oct/23

MTsN 1 Kota Palangka Raya Laksanakan Rapat Koordinasi

MTsN 1 Kota Palangka Raya sebagai madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, senantiasa menyusun program secara matang agar Implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan dengan baik.

Tahun Pelajaran 2023/2024 menjadi tahun pertama penetapan Kurikulum Merdeka di MTsN 1 Kota Palangka Raya.

Guna menyiapkan pelaksanaan P5PPRA Projek 2, Kepala MTsN 1 menggelar rapat koordinasi, Rabu 11 Oktober 2023 pada pukul 13.30 WIB dan rapat dilaksanakan di aula madrasah.

Rakor kali ini membahas PBM dan Projek 2 yang akan dilaksanakan pada minggu ke tiga bulan Oktober 2023. Tema yang ditetapkan untuk P5PPRA Projek 2 fase D adalah Pelestarian Seni Budaya dan Tradisi Lokal Kalimantan Tengah.

Hadir dalam rakor, Kepala madrasah, kepala Tata Usaha, seluruh dewan guru MTsN 1 Kota Palangka Raya.

Rakor ini merupakan rapat lanjutan koordinasi yang dilaksanakan bulan Agustus 2023 yang membahas evaluasi PBM dan persiapan kegiatan P5 PPRA Projek 1.

Kepala madrasah Rita Sukaesih dalam sambutannya memberikan beberapa arahan kepada bapak ibu dewan guru tentang KBM.

Ada beberapa poin penting yang Rita sampaikan yaitu supervisi akademik yang telah berlangsung sejak Kamis 28 September 2023 akan tetap dilakukan supervisi kepada bapak ibu guru yang jadwalnya tertunda  disebabkan oleh berbagai alasan yang tidak terduga sebelumnya karena berkaitan dengan evaluasi proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru, dan penilaian pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh kepala madrasah/PKG.

“Bagi guru yang tertunda pelaksanaan supervisinya akan tetap disupervisi dan saya akan masuk ke kelas ketika bapak ibu guru mengajar, karena ini adalah tugas saya selaku kepala madrasah untuk menilai kinerja dan kualitas bapak ibu guru,” ujar Rita Sukaesih.

Poin selanjutnya pengumpulan perangkat pembelajaran, Rita meminta kepada dewan guru agar secepatnya mengumpulkan perangkat pembelajaran dan menyelesaikan beberapa perangkat yang sudah direvisi karena hanya ada satu guru yang baru menyerahkan ke bagian kurikulum.

Arahan selanjutnya Rita Sukaesih meminta para guru agar selalu meluangkan waktunya untuk mendiskusikan kemajuan madrasah, melaksanakan tugas sebagai seorang pendidik, membimbing, mengarahkan dan memberikan nasihat kepada peserta didik, memeriksa kebersihan kelas dan sekitarnya.

“ketika bapak ibu mengajar di kelas sebelum memulai pelajaran periksalah terlebih dahulu ruang kelas mereka, berikan nasihat-nasihat, dan motivasi untuk selalu menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekitar,” ujar Rita Sukaesih.

Diakhir arahan Rita Sukaesih juga memperlihatkan sebuah tayangan video tentang pembelajaran berdiferensiasi untuk memotivasi dewan guru MTsN 1 Kota Palangka Raya agar memberikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan gaya belajar peserta didik sehingga terpenuhi kebutuhan individu setiap peserta didik di kelas.

Erika Candraningrum selaku Wakamad Bidang Kurikulum memberikan tambahan tentang pembelajaran berdiferensiasi (gaya belajar) konten, proses, produk dan lingkungan belajar yang dikaitkan dengan P5PPRA di projek 1.

Pamilia Wika Listiyani selaku Wakamad Bidang Humas dan koordinator projek 2 menyajikan gambaran tentang pelaksanaan P5PPRA Projek 2, yaitu Pelestarian Seni Budaya dan Tradisi Lokal Kalimantan Tengah yang telah disusun, dan bagaimana implementasinya dalam kegiatan pembelajaran di madrasah dengan tema dan topik Kearifan Lokal, Pelestarian Seni Budaya, dan Tradisi Lokal Kalimantan Tengah.

Pemaparan Projek 2 tersebut mendapat sambutan dari peserta rapat tentang pemilihan dan pembuatan makanan yang akan dipraktikkan peserta didik. Projek 2 ini nantinya akan menjadi panduan pelaksanaan P5PPRA yang akan dimulai pekan ketiga Oktober 2023.

Kontributor :  Tim Humas Stensa

20Sep/23

Pelaksanaan ANBK 2023 di MTsN 1 Kota Berjalan Lancar

Palangka Raya, Humas — Peserta didik kelas 8 MTsN 1 Kota Palangka Raya sebanyak  45 peserta didik dan 5 peserta didik cadangan mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun Pelajaran 2023/2024. Selasa (19/9/2023). 

ANBK 2023 adalah program berbasis online atau semi-online merupakan program evaluasi yang dilakukan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebagai upaya penilaian terhadap mutu setiap sekolah/madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar hingga menengah. ANBK dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. AKM digunakan untuk mengukur literasi membaca dan literasi (numerasi) para peserta didik.

Sementara survei karakter digunakan untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter peserta didik. Adapun survei lingkungan belajar untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan Pendidikan.

Pelaksanaan ANBK di MTsN 1 Kota Palangka Raya diikuti oleh peserta didik kelas 8 yang terpilih secara random mengikuti kegiatan ANBK yang dibagi menjadi dua sesi. Selain peserta di dalam ruang ANBK terdiri dari proktor, pengawas, teknisi dan panitia inti.

MTsN 1 Kota Palangka Raya melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) selama dua hari. Senin, (18/09/2023) dengan tema Literasi & Survei Karakter dan hari Selasa (19/09/2023) dengan tema Numerasi & Survei Lingkungan Belajar

Literasi membaca menguji kemampuan memahami melalui teks tulis. Numerasi yakni menguji kemampuan peserta didik dalam menggunakan pengetahuan matematika. Sedangkan survei lingkungan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung pembelajaran.

Kegiatan ANBK dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi I dimulai pukul 07.30 – 09.40 WIB dikuti 26 peserta didik , Sesi II dimulai pukul 10.40 – 12.50 WIB diikuti 19 peserta didik

Kegiatan ANBK hari kedua dilaksanakan pada hari Selasa (19/09/2023) juga diikuti oleh peserta didik yang sama sebanyak 45 peserta didik. dan 5 peserta didik cadangan

Pelaksanaan ANBK pada hari pertama dan kedua di MTsN 1 Kota Palangka Raya berlangsung tertib, aman dan lancar. Peserta didik terlihat mampu mengerjakan soal-soal yang diberikan yang tertera pada layar monitor komputer dengan baik dan lancar

 

Kontributor :  Tim Humas Stensa

Editor :  EAR

25Aug/23

MTsN 1 Gelar Pensi Per Dua Mingguan

Palangka Raya, Humas — MTsN 1 Kota Palangka Raya, Jumat (18/8/2023) menggelar kegiatan pentas seni (pensi) yang ke dua kalinya guna menggali bakat dan minat serta kreatifitas peserta didik.

Kegiatan pentas seni kali ini menampilkan berbagai kreatifitas kesenian, mulai dari drama musikal, pidato 5 bahasa (Indonesia, Inggris, Arab, Banjar dan Dayak), baca puisi dan modern dance  yang ditampilkan oleh peserta didik kelas IX-1, IX-2, VIII-2 dan VII-2 di halaman MTsN 1 Kota Palangka Raya.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Kota Palangka Raya, Rita Sukaesih dalam sambutan mengatakan agar peserta didik mengisi kegiatan dengan hal-hal yang posistif dan berguna serta bermanfaat bagi orang lain. Karena sebaik-baik manuisa adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain, ucap Rita. 

Kegiatan pentas seni peserta didik MTsN 1 dilaksanakan setiap dua minggu sekali di hari Jumat dengan menampilkan berbagai bakat dan kreativitas peserta didik perkelasnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menggali potensi atau talenta peserta didik serta menumbuhkan kreativitas mereka dalam bidang seni, melatih kekompakan serta menumbuhkan rasa ingin tahu.

 

Kontributor :  Pamilia Wika

Editor :  EAR

13Mar/23

Beragam Lomba Warnai Milad MTsN 1 Kota

 

Milad MTsN 1 Kota Palangka Raya yang jatuh di bulan Maret tahun ini diperingati dengan meriah. Pekan Milad ini diisi dengan beragam perlombaan. Perlombaan internal yang terdiri dari Mural, Senam, Nasyid, dan Fashion Show diikuti oleh peserta didik MTsN 1 Kota Palangka Raya. Setiap kelas wajib mengirim delegasi untuk mengikuti kegiatan ini.

Lomba senam diikuti oleh 10 siswa dari setiap kelas. Penampilan kelompok ini dinilai dari kebenaran gerakan, kekuatan, dan kekompakan. Melihat dari persiapan setiap kelas, untuk berhasil kompak, perlu kerja sama yang bagus mulai dari pemilihan anggota, waktu latihan, serta komitmen.

Lomba yang kedua adalah Peragaan Busana dengan tema busana muslim pesta. Setiap kelas wajib mengirim satu pasang peserta, yakni putra dan putri. Meski bertujuan untuk memeriahkan, sesungguhnya ada peserta didik yang memang memiliki bakat menonjol di peragaan busana ini. Hal ini tidak hanya terlihat dari kepercayaan diri saat berjalan di depan juri, tetapi juga sikap dan cara berjalan yang memerlukan teknik mempertahankan posisi tubuh, menjaga raut muka sesuai dengan tema.

Lomba mural ini juga memerlukan ketekunan dan kerja sama yang baik. Setiap kelas diwakili oleh maksimal lima orang untuk menyelesaikan desain gambar dengan slogan yang berkaitan dengan lingkungan, mewarnai dengan hati-hati dan menjaga lantai atau halaman tetap bersih. Mendesain dan menyelesaikan mural di lokasi yang disediakan panitia yakni pot tanaman pelindung tidaklah mudah. Selain area mural dapat dikatakan sulit untuk dieksplorasi, empat sisi pot berbentuk persegi juga memerlukan pemikiran untuk membuat rangkaian cerita yang berhubungan. “Semoga juri membuat rubrik penilaiannya tidak sama bagi yang area muralnya lebih rumit,” ungkap salah satu peserta dari kelas 8.3.

17Nov/22

MTsN 1 Kota Dukung Aksi Bergizi

Beberapa waktu lalu, sejumlah siswi MTsN 1 Kota Palangka Raya hadir dalam kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Gerakan ini merupakan upaya Dinas Kesehatan untuk mencegah peningkatan angka stunting. Penggalakan upaya pencegahan stunting ini telah dilakukan melalui ragam sosialisasi dan kegiatan bersama ibu hamil dan menyusui di Puskesmas dan Posyandu. Upaya lain untuk mencegah stunting juga dapat dimulai lebih awal yaitu mempersiapkan para remaja putri untuk menjadi perempuan dewasa yang sehat, sehingga siap untuk hamil dan memiliki keturunan salah satu caranya dengan menjaga pola makan yang baik.

Gerakan Nasional Aksi Bergizi dihadiri oleh ratusan pelajar dan ASN tak kurang dari 50 instansi dan sekolah/madrasah di wilayah kota Palangka Raya. Melalui kegiatan ini upaya pencegahan di stunting difokuskan melalui edukasi di kalangan remaja. Kegiatan ini pun dikemas dengan apik sehingga peserta dapat beragam interaksi mulai dari senam bersama, lomba yel-yel, pembagian makanan sehat dan tablet tambah darah, serta pemberian bantuan alat kesehatan.

Menilik bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah remaja putri yang tersebar di berbagai sekolah setingkat SMA/SMK dan SMP/MTs, poin penting yang disampaikan dalam edukasi ini adalah pengetahuan gizi remaja putri sebagai calon ibu. Relevansinya pada penerapan kehidupan sehari-hari akan berpengaruh pada upaya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

“Sesungguhnya, masa remaja merupakan masa yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan baik secara fisik maupun psikis, maka edukasi semacam ini patut dilanjutkan,” ungkap Katma F. Dirun, Setda Provinsi Kalteng yang berkenan membuka kegiatan. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi warga khususnya pelajar putri tentang pentingnya tablet tambah darah, olahraga, aktivitas fisik dan kosumsi gizi seimbang.

Kedepannya, diharapkan bahwa aksi serupa dapat dilanjutkan di tingkat sekolah/madrasah secara rutin dengan kolaborasi lintas sektor misalnya dengan Dinas Kesehatan kota atau Puskesmas setempat. Rita Sukaesih menyatakan bahwa kegiatan ini dapat dipadukan dengan program Madrasah dan Kantin Sehat MTsN 1 Kota Palangka Raya. “Kader keamanan pangan MTsN 1 Kota sudah bergerak. Program aksi bergizi ini merupakan salah satu bagian programnya. Nah, tinggal kita membuat jadwal rutin untuk terus mengimbau seluruh warga madrasah untuk proaktif dengan program ini.”

Harapannya, peserta kegiatan ini mampu menularkan informasi penting kepada keluarga di rumah dan teman sebaya di dalam dan di luar madrasah tentang pentingnya pola hidup sehat.

Catatan: Rabu, 26/10/22