Pramuka, PMR, dan Paskibra atau dikenal dengan 3P menjadi beberapa pilihan ekstrakurikuler paling diminati oleh siswa MTsN-1 Kota Palangka Raya.

Pramuka menjadi salah satu ekskul yang banyak mendapatkan sorotan dari beberapa peminat khususnya siswa yang telah mengikuti pramuka sejak SD/MI. Karena kecintaan dan minat yang telah merasuk dalam jiwa, sebagian besar dari mereka akan lebih bersemangat melanjutkan kegiatan serupa di MTsN-1 Kota.
Muhammad Afifurrahman dan Maisuci Unzila adalah diantaranya. Keduanya menekuni minat dan bakat dalam Ekskul Pramuka hingga berhasil lolos dalam seleksi Jambore Nasional XI tahun 2022 yang dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 26-28 Mei 2022 di Sanggar Pramuka Kwartir Cabang Palangka Raya.

Kata Jambore tak asing di telinga kita, bukan?
Jambore adalah pertemuan besar yang dilakukan para anggota Pramuka dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini dilakukan setiap 5 tahun sekali dengan beberapa tahapan penting. Afif dan Mai berhasil melewati seleksi Gudep (Gugus Depan) pada tahap awal. Tahap kedua di tingkat Kwaran dan tahapan ketiga yaitu tahap Kontigen Kwarcab. Siapapun yang berhasil melalui tahap akhir berhak mendapat tiket keberangkatan ke Jambore Nasional.
Di Jambore Nasional, peserta dari berbagai provinsi berkumpul menjadi satu dan berbaur dengan membawa dan memperkenalkan budaya masing-masing. Beberapa kegiatan inti yang diikuti peserta adalah pendidikan dari seni budaya, pameran informasi, pelestarian budaya, penampilan seni daerah, karnaval dan festival nusantara, pemutaran film pendidikan, diskusi pendidikan, upacara dan gelar seni. Kegiatan Jambore ini dilaksanakan selama 10 hari di Jakarta Timur, dari 13-23 Agustus 2022.
Untuk dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan ini, Afif dan Mai mempersiapkan banyak hal, diantaranya Tanda Kecakapan Umum (TKU) minimal Penggalang Terap, Pinru dan Wapinru pada kegiatan Pramuka penggalang terdahulu. Mereka juga harus mencapai minimal 5 Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Wajib dan 5 pilihan. Beberapa ujian pengetahuan yang mereka lalui adalah Semaphore, Sandi, dan Pionering.
”Kami mendapat banyak pengalaman dari Jamnas ini. Pastinya, aku punya teman dari banyak daerah di Indonesia, mendapatkan dan memperdalam pengetahuan dan keterampilan kepramukaan seperti pembuatan simpul. Alhamdulillah, pokoknya dapat manfaat yang banyak,” ungkap Afif dan Mai dalam wawancara.

“Buat adik-adik kelas yang mau mengikuti Jamnas seperti kami, kalian harus mempersiapkan mental dan juga fisik, kelengkapan perkemahan pramuka, mendalami atau meningkatkan pengalaman Pramuka dan mengasah kemampuan LKBB (Latihan Keterampilan Baris Berbaris). Jika belum berkesempatan di Penggalang, terus berusaha ikut seleksi, karena ada banyak event di Kepramukaan. Apalagi jika nanti jika sudah menjadi Penegak dan ikut saka tinggal pilih mau ikut Perkemahan Bakti Saka yang mana,” pesan keduanya melalui tim Jurnalis MTsN 1 Kota.
Kontributor: Mishelia, Safira, Arisa.











