25Feb/20

PPDB News

MTsN 1 Kota Palangka Raya Buka PPDB Jalur Khusus

Palangka Raya 25/02/2020.

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020-2021, MTsN 1 Kota Palangka Raya jalur khusus segera dibuka. Pembagian formulir selama sembilan hari, dimulai tanggal 2 s.d 10 Maret 2020. Sedangkan waktu pengembalian berkas selama empat hari yaitu mulai tanggal    11 s.d 14 Maret 2020 dengan waktu yang disediakan mulai pukul 08.00 – 12.00 wib. 

Syarat pendaftaran untuk lulusan dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI/MIS) masing-masing melengkapi formulir yang sudah disiapkan oleh panitia pelaksana dengan segala ketentuan dan persyaratan sudah dicantumkan dalam formulir yang sudah dibagikan oleh madrasah.

Pendaftar yang berasal dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) memiliki loket pendaftaran masing-masing yang tiap loket sudah dilengkapi dengan petugas yang akan melayani orang tua/wali murid yang akan mendaftarkan putra-putrinya. Peserta yang dinyatakan lengkap berkas administrasinya dan memenuhi persyaratan akan segera langsung diproses oleh petugas untuk mendapatkan nomor peserta tes. Oleh karena itu bagi bapak-ibu wali siswa sebelum diserahkan kepada petugas agar diperiksa dulu kelengkapannya, demi kelancaran proses pendaftaran putra-putrinya yang akan mengikuti seleksi tes masuk di MTsN 1 Kota Palangka Raya.

Peserta yang dinyatakan lulus berkas akan diikutsertakan dalam tes ujian tertulis dan tes ujian praktik yang dilaksanakan oleh panitia pelaksana. Untuk ujian tertulis mulai tanggal 19 Maret 2020 dan tes ujian praktik pada tanggal 20 Maret 2020. Materi yang diujikan dalam tes meliputi mata pelajaran umum dan agama, dengan jumlah seratus soal, masing-masing terdiri dari lima puluh soal mata pelajaran umum dan lima puluh soal mata pelajaran agama, seratus soal ini harus diselesaikan dengan waktu yang sudah ditetapkan oleh panitia pelaksana dari pukul, 14. 00 wib – 16.30 wib.

Perjuangan belum berakhir, tes ujian praktik agama merupakan salah satu ciri khas untuk masuk madrasah yang harus dilewati oleh peserta seleksi. Ujian praktik keagamaan dibagi dua kategori, untuk yang berasal dari Sekolah Dasar disesuaikan dengan materi pelajaran yang diajarkan di sekolah, begitu juga yang berasal dari Madrasah Ibtidaiyah. Jadi untuk pendistribusian materi ujian praktik keagamaan disesuaikan dengan tingkat satuan pendidikan masing-masing.

Adapun materi yang diujikan sangat berhubungan erat dengan pengamalan agama sehari-hari, yang biasa dilakukan, baik di lingkungan madrasah maupun di lingkungan keluarga masing-masing. Bagi siswa yang sudah terbiasa mengamalkan shalat lima waktu dan membaca do’a-do’a harian dalam kehidupan  sehari-hari, untuk menjawab pertanyaan dari penguji ujian praktik Insya Allah tidak akan mengalami kesulitan.  

Peserta yang berhasil menyelesaikan tes ujian tertulis dan ujian praktik dengan mendapatkan nilai yang bagus, peluang untuk lulus tes seleksi masuk di MTsN 1 Kota Palangka Raya semakin besar, harapan untuk masuk dan sekolah di madrasah Insya Allah akan terpenuhi. (Sabur,**)

25Feb/20

IHT News

MTsN 1 Kota Adakan In House Training (IHT)

Palangka Raya. 22/02/2020

Semangat mengabdi tidak akan pernah berhenti inilah komitmen bersama guru MTsN 1 Kota Palangka Raya, salah satu upaya positif yang dilakukan oleh Madrasah yaitu dengan mengadakan kegiatan In House Training (IHT) Kretivitas Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sabtu (22/2/2020).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota yang diwakili oleh H. Syamsuddin,  didampingi Kepala Subbag TU, Muhammad Irsani dan Kasi Pendidikan Kemenag Kota Palangka Raya, H. Supiani Hk.

Dalam sambutanya H. Syamsuddin yang menjabat Ketua Pokjawas Kemenag Kota mengatakan Perubahan dalam pendidikan merupakan tantangan bagi para pelaku dunia pendidikan khususnya guru sebagai tenaga pendidik yang secara professional memiliki tugas dan tanggung jawab untuk  mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai dan mengevaluasi. Rangkaian tugas ini, menjadi spirit bagi guru Madrasah untuk meningkatkan kompetensi khususnya yang langsung berhubungan dengan kebutuhan siswa Madrasah di era generasi 4.0 ini. 

Ketua Pokjawas Kota yang pernah menjabat sebagai Kepala MTsN 2 Palangka Raya itu menambahkan perkembangan karakteristik siswa yang semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Pengetahuan, pengalaman dan problem yang dihadapi oleh siswa pun semakin komplek, hal ini disebabkan karena  kemajuan teknologi yang  berkembang serta berubah sangat cepat, sehingga cara berpikir dan perilaku siswa pun mengalami pergeseran dari cara berpikir tradisional menjadi lebih maju dan modern.

“Para penyelenggara pendidikan harus tanggap dan cepat untuk menyikapi perubahan terutama yang berhubungan langsung  dengan sarana yang menjadi kebutuhan siswa dalam memperoleh informasi pendidikan, ” ucap H. Syamsuddin. 

Kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi respon positif terhadap perubahan yang terjadi pada model pembelajaran. Atas perubahan ini ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh Kepala MTsN 1 Kota Palangka Raya Rita Sukaesih,  “guru harus meningkatkan kompetensi terutama  empat kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh guru pertama kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Empat kompetensi ini merupakan pilar utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan oleh karena itu peran aktif guru dalam merespon perubahan sangatlah diperlukan apabila kita ingin mendapatkan siswa yang cerdas intelektualnya, emosinya dan spiritualnya,” ucap Rita yang sukses mengantarkan MTsN 1 Kota Palangka Raya menjadi Sekolah Ramah Anak tingkat provinsi Kalteng. (Sabur,**)