
MTsN 1 Kota Palangka Raya sebagai madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, senantiasa menyusun program secara matang agar Implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan dengan baik.
Tahun Pelajaran 2023/2024 menjadi tahun pertama penetapan Kurikulum Merdeka di MTsN 1 Kota Palangka Raya.
Guna menyiapkan pelaksanaan P5PPRA Projek 2, Kepala MTsN 1 menggelar rapat koordinasi, Rabu 11 Oktober 2023 pada pukul 13.30 WIB dan rapat dilaksanakan di aula madrasah.
Rakor kali ini membahas PBM dan Projek 2 yang akan dilaksanakan pada minggu ke tiga bulan Oktober 2023. Tema yang ditetapkan untuk P5PPRA Projek 2 fase D adalah Pelestarian Seni Budaya dan Tradisi Lokal Kalimantan Tengah.
Hadir dalam rakor, Kepala madrasah, kepala Tata Usaha, seluruh dewan guru MTsN 1 Kota Palangka Raya.
Rakor ini merupakan rapat lanjutan koordinasi yang dilaksanakan bulan Agustus 2023 yang membahas evaluasi PBM dan persiapan kegiatan P5 PPRA Projek 1.
Kepala madrasah Rita Sukaesih dalam sambutannya memberikan beberapa arahan kepada bapak ibu dewan guru tentang KBM.
Ada beberapa poin penting yang Rita sampaikan yaitu supervisi akademik yang telah berlangsung sejak Kamis 28 September 2023 akan tetap dilakukan supervisi kepada bapak ibu guru yang jadwalnya tertunda disebabkan oleh berbagai alasan yang tidak terduga sebelumnya karena berkaitan dengan evaluasi proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru, dan penilaian pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh kepala madrasah/PKG.
“Bagi guru yang tertunda pelaksanaan supervisinya akan tetap disupervisi dan saya akan masuk ke kelas ketika bapak ibu guru mengajar, karena ini adalah tugas saya selaku kepala madrasah untuk menilai kinerja dan kualitas bapak ibu guru,” ujar Rita Sukaesih.
Poin selanjutnya pengumpulan perangkat pembelajaran, Rita meminta kepada dewan guru agar secepatnya mengumpulkan perangkat pembelajaran dan menyelesaikan beberapa perangkat yang sudah direvisi karena hanya ada satu guru yang baru menyerahkan ke bagian kurikulum.
Arahan selanjutnya Rita Sukaesih meminta para guru agar selalu meluangkan waktunya untuk mendiskusikan kemajuan madrasah, melaksanakan tugas sebagai seorang pendidik, membimbing, mengarahkan dan memberikan nasihat kepada peserta didik, memeriksa kebersihan kelas dan sekitarnya.
“ketika bapak ibu mengajar di kelas sebelum memulai pelajaran periksalah terlebih dahulu ruang kelas mereka, berikan nasihat-nasihat, dan motivasi untuk selalu menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekitar,” ujar Rita Sukaesih.
Diakhir arahan Rita Sukaesih juga memperlihatkan sebuah tayangan video tentang pembelajaran berdiferensiasi untuk memotivasi dewan guru MTsN 1 Kota Palangka Raya agar memberikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan gaya belajar peserta didik sehingga terpenuhi kebutuhan individu setiap peserta didik di kelas.
Erika Candraningrum selaku Wakamad Bidang Kurikulum memberikan tambahan tentang pembelajaran berdiferensiasi (gaya belajar) konten, proses, produk dan lingkungan belajar yang dikaitkan dengan P5PPRA di projek 1.
Pamilia Wika Listiyani selaku Wakamad Bidang Humas dan koordinator projek 2 menyajikan gambaran tentang pelaksanaan P5PPRA Projek 2, yaitu Pelestarian Seni Budaya dan Tradisi Lokal Kalimantan Tengah yang telah disusun, dan bagaimana implementasinya dalam kegiatan pembelajaran di madrasah dengan tema dan topik Kearifan Lokal, Pelestarian Seni Budaya, dan Tradisi Lokal Kalimantan Tengah.
Pemaparan Projek 2 tersebut mendapat sambutan dari peserta rapat tentang pemilihan dan pembuatan makanan yang akan dipraktikkan peserta didik. Projek 2 ini nantinya akan menjadi panduan pelaksanaan P5PPRA yang akan dimulai pekan ketiga Oktober 2023.
Kontributor : Tim Humas Stensa











