
Palangka Raya (Humas) – Pelantikan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 1 Kota Palangka Raya periode 2021-2022 telah dilaksanakan Senin, 17 Mei kemarin oleh Kepala Madrasah. Sebagai tindak lanjut dari terbentuknya pengurus OSIM periode 2021-2022, pengurus terpilih mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarakan oleh pembina OSIM. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Pemimpin Milenial yang Berkarakter dalam Menghadapi Tantangan Global Industri 4.0” peserta LDK akan menyerap ilmu dan pengalaman dari para narasumber tentang kepemimpinan, menajemen organisasi, serta akhlak dan budi pekerti yang menjadi bekal untuk menjalankan organisasi dalam madrasah.
Selaras dengan tema kegiatan, Achmad Farichin yang membuka sekaligus memberikan materi pertama menekankan bahwa syarat utama menjadi pemimpin adalah disiplin, patuh kepada orang tua, selalu berdoa, memiliki motivasi tinggi dan tujuan yang baik. “Sebagai calon pemimpin masa depan, kalian tak hanya diwajibkan memiliki karakter pemimpin, dan motivator yang dapat memperkuat solidaritas antar anggota, tetapi juga berorientasi pada teknologi. Apalagi MTsN 1 sudah mendapat predikat Madrasah Unggulan bidang Akademik. Apa rencana yang akan kalian wujudkan untuk membangun madrasah?” tukas doctoral UNJ sekaligus memberikan pertanyaan pemicu untuk membangun pemikiran para peserta.
Rita Sukaesih juga menekankan bahwa kerja sama dalam sebuah organisasi merupakan syarat mutlak agar kegiatan dapat berjalan dengan baik. “Ibarat kita mau membangun rumah, kita tak hanya perlu bahan, seperti batu bata, pasir, kerikil, dan semen, tetapi juga tenaga dan biaya. Di atas itu, yang lebih penting adalah rencana. Di situlah awal mula kalian belajar manajemen.”
Kegiatan yang dijadwalkan selama tiga hari ini diikuti oleh 22 peserta dan dilaksanakan secara tatap muka di aula MTsN 1 Kota Palangka Raya dengan protokol kesehatan. “Kami sudah melayangkan ijin ke Gugus Covid-19 dan mendapatkan edukasi bersama Pak Zarkasi tentang ketentuan-ketentuan penyelenggaraan kegiatan,” tutur Pamilia Wika, ketua penyelenggara kegiatan LDK usai menyiapkan daftar periksa di hari kedua. Tanpa mengurangi esensi kegiatan, pembatasan waktu kegiatan dan materi LDK semata demi membekali pengurus OSIM dengan ilmu untuk mengembangkan karakter kepemimpinan.
Kegiatan terakhir yang bakal diikuti pengurus OSIM adalah Forum Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini, para peserta LDK berdiskusi dan menganalisis rencana program kerja yang sudah dibuat serta isu-isu teraktual seputar OSIM dan kegiatan-kegiatan madrasah lainnya. Melalui LDK ini, diharapkan para anggota OSIM baru periode 2021-2022 dapat tetap solid dan amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya sesuai bidang kerja masing-masing.
“Kalian adalah calon pemimpin, jadi harus siap jadi teladan, mulai dari kemandirian, kedisiplinan, dan sikap. Selain itu kalian harus siap meluangkan waktu untuk turut serta memajukan madrasah sesuai dengan kemampuan kalian melalui organisasi ini,” tegas Kurniasih saat menyampaikan materi tentang akhlak dan budi pekerti.
✍🏻 : Isna Indriati.











