
MTsN 1 Kota Palangka Raya mengadakan kegiatan Implementasi Kurkulum Darurat Madrasah. Kamis (25/6/2020) dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Penmad Kemenag Kota, H. Supiani Hk mewakili Kepala Kemenag Kota Palangka Raya sekaligus memberikan pembinaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pengawas pembina Kemenag Kota yang turut serta memberikan materi tentang Kurikulum Darurat Madrasah. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam menyongsong Tahun Pelajaran 2020-2021 dimasa pendemi covid 19. Dengan harapan agar ditahun pelajaran baru para dewan guru madrasah memiliki rambu-rambu yang jelas dalam mengemban tugas sebagai guru yang profesional.
Kasi Penmad Kemenag Kota H. Supiani HK. mengatakan guru adalah profesi yang mulia karena ditangan mereka lah nasib masa depan anak-anak kita, maka tidak heran jika guru identik dengan ungkapan ‘digugu dan ditiru’ namun menjadi guru bukanlah hal yang mudah bahkan bisa dikatakan gampang-gampang susah karena seorang guru tidak hanya sebatas berbekal ilmu tetapi juga harus beriman, sabar, ikhlas, ulet, gigih, pantang menyerah, kreatif, inovatif dan produktif, ” ucapnya.
Kasi Penmad juga menambahkan dimasa pandemi covid 19 ini, proses belajar mengajar secara nyata atau langsung secara tatap muka/fisik ditiadakan diganti dengan proses belajar mengajar Virtual dengan menggunakan berbagai aplikasi yang dapat mendukung terjadinya proses interaksi belajar mengajar dengan siswa secara jarak jauh. Kasi Penmad mengingatkan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik tentu pihak madrasah harus menyesuaikan kurikulum madrasah yang mengacu pada standar kurikulum darurat covid 19,” jelas H. Supiani Hk.
Sementara itu pengawas Pembina Kemenag Kota H. Syamsuddin, mengatakan seorang guru harus bisa menjadi panutan baik bagi rekan sesama profesi maupun bagi peserta didik. Syamsuddin menuturkan problem pendidikan saat ini salah satunya adalah kurangnya keteladanan, karena itu ia berharap para guru di bawah binaan Kemenag Kota ini, bersungguh-sungguh menjadi pendidik yang mempu memberikan keteladanan. “Dengan keteladanan, proses transfer ilmu dari pendidik kepada peserta didik akan berjalan lancar sesuai apa yang diharapkan,”ucap H. Syamsuddin.
H. Syamsuddin yang juga Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kemenag Kota Palangka Raya ini kembali mengingatkan pentingnya guru agar terus memperbaharui kompetensi dan mutu profesionalitasnya serta mampu beradaptasi, terlebih lagi dimasa pandemi covid 19 ini, semua harus serba online guru dituntut wajib menguasai model pembelajaran sistem jarak jauh agar transformasi ilmu pengetahuan kepada peserta didik tidak mengalami hambatan, walaupun masih dalam situasi pandemi covid 19 ini, mari bersama-sama kita sukseskan kurikulum darurat madrasah agar dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga tetap eksis mewujudkan madrasah hebat bermartabat,” tambahnya.
Kepala MTsN 1 Kota Rita Sukaesih, merancang kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan pembelajaran di masa pandemi covid 19 yang masih mewabah di Kota Cantik Palangka Raya. Rita berharap agar dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi guru madrasah dalam mempersiapkan diri supaya bisa menjadi pendidik sebagaimana yang telah diamanahkan dalam undang-undang pendidikan,” ucapnya. Kepala juga mengingatkan bahwa tugas utama guru tidak hanya sebatas pada transfer of knowledge atau mentrasfer ilmu, tetapi juga transfer of value atau mentrasfer nilai-nilai karakter, dari itu kompetensi kepribadian dan pedagogik guru harus selalu ditingkatkan. Menanamkan nilai-nilai karakter seperti jujur, kreatif, inovatif, atraktif dan produktif dalam berkarya merupakan tugas dan fungsi guru. “Nah, dari situlah diharapkan untuk mencetak murid yang kreatif dan jujur harus dimulai dari guru itu sendiri agar senantiasa kreatif dan jujur dalam tindakan dan ucapan, ” ucap Rita. (sabur,**)











