Beberapa waktu lalu, sejumlah siswi MTsN 1 Kota Palangka Raya hadir dalam kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Gerakan ini merupakan upaya Dinas Kesehatan untuk mencegah peningkatan angka stunting. Penggalakan upaya pencegahan stunting ini telah dilakukan melalui ragam sosialisasi dan kegiatan bersama ibu hamil dan menyusui di Puskesmas dan Posyandu. Upaya lain untuk mencegah stunting juga dapat dimulai lebih awal yaitu mempersiapkan para remaja putri untuk menjadi perempuan dewasa yang sehat, sehingga siap untuk hamil dan memiliki keturunan salah satu caranya dengan menjaga pola makan yang baik.

Gerakan Nasional Aksi Bergizi dihadiri oleh ratusan pelajar dan ASN tak kurang dari 50 instansi dan sekolah/madrasah di wilayah kota Palangka Raya. Melalui kegiatan ini upaya pencegahan di stunting difokuskan melalui edukasi di kalangan remaja. Kegiatan ini pun dikemas dengan apik sehingga peserta dapat beragam interaksi mulai dari senam bersama, lomba yel-yel, pembagian makanan sehat dan tablet tambah darah, serta pemberian bantuan alat kesehatan.

Menilik bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah remaja putri yang tersebar di berbagai sekolah setingkat SMA/SMK dan SMP/MTs, poin penting yang disampaikan dalam edukasi ini adalah pengetahuan gizi remaja putri sebagai calon ibu. Relevansinya pada penerapan kehidupan sehari-hari akan berpengaruh pada upaya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

“Sesungguhnya, masa remaja merupakan masa yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan baik secara fisik maupun psikis, maka edukasi semacam ini patut dilanjutkan,” ungkap Katma F. Dirun, Setda Provinsi Kalteng yang berkenan membuka kegiatan. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi warga khususnya pelajar putri tentang pentingnya tablet tambah darah, olahraga, aktivitas fisik dan kosumsi gizi seimbang.

Kedepannya, diharapkan bahwa aksi serupa dapat dilanjutkan di tingkat sekolah/madrasah secara rutin dengan kolaborasi lintas sektor misalnya dengan Dinas Kesehatan kota atau Puskesmas setempat. Rita Sukaesih menyatakan bahwa kegiatan ini dapat dipadukan dengan program Madrasah dan Kantin Sehat MTsN 1 Kota Palangka Raya. “Kader keamanan pangan MTsN 1 Kota sudah bergerak. Program aksi bergizi ini merupakan salah satu bagian programnya. Nah, tinggal kita membuat jadwal rutin untuk terus mengimbau seluruh warga madrasah untuk proaktif dengan program ini.”

Harapannya, peserta kegiatan ini mampu menularkan informasi penting kepada keluarga di rumah dan teman sebaya di dalam dan di luar madrasah tentang pentingnya pola hidup sehat.

Catatan: Rabu, 26/10/22

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *