Ervina, guru Champion Alef wilayah Kalimantan Tengah menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi Platform Alef kepada guru Matematika kelas 7 se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui zoom meeting oleh Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Senin, 14 Februari 2022, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB.  Hadir dalam kegiatan tersebut, para kepala madrasah dan pengawas dari seluruh kabupaten dan kota.

Dalam sambutan singkat sekaligus membuka kegiatan, Kabid Pendidikan Madrasah, Achmad Farichin, berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik. “Ini merupakan kesempatan yang luar biasa sehingga kita bisa saling berbagi tidak hanya informasi melainkan pengalaman. Perkembangan teknologi juga memudahkan kita untuk berkomunikasi, maka elok lah jika pembelajaran juga harus mengakomodasi learning loss yang terjadi selama pandemi.”

Coach success wilayah Kalimantan, Kania Amalia, menjelaskan dengan gamblang tentang kelebihan Platform Alef yang didesain sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan kepada guru menerapkan pembelajaran bermakna kepada siswa. “Platform Alef ini menjadi solusi learning loss, kemunduran belajar yang dialami siswa kita. Bapak ibu tidak perlu kuatir karena platform ini ramah kuota. Konsep hybrid learning yang ditawarkan adalah bahwa fasilitas ini dapat digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring,” ungkapnya dalam sesi paparan.

Sebagai guru Champion, Ervina melanjutkan dengan berbagi pengalaman berinteraksi dengan siswa Bersama platform Alef. “Kita dimudahkan dengan platform ini. Bapak ibu tinggal daftar mengikuti alur di idn.alefed.com dengan kode akses yang sudah ada. Mengundang siswa pun mudah, kita tinggal salin link lalu kita bagikan melalui grup kelas. Intinya, semakin sering kita membuka laman ini, semakin mudah pula kita memadukan pembelajaran.” Lebih jauh, Ervina menyebutkan bahwa sebagai guru harus terus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. “Kita mengakui bahwa siswa kita lebih cepat berinteraksi dengan teknologi, makanya kita tidak boleh berhenti belajar hanya karena usia kita, misalnya, jauh lebih tua,” tukasnya sambil berkelakar.

Pada sesi terakhir, Muhamad Saleh Suaidy, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalteng menegaskan bahwa adanya platform Alef ini menjadi upaya percepatan dalam mengejar ketertinggalan kesempatan belajar selama perubahan daring dan luring di masa pandemi. “Intinya, kesempatan emas ini tidak boleh disia-siakan. Manfaatkan fasilitas gratis ini untuk memotivasi diri dan siswa dalam belajar, tidak hanya tentang konten tetapi juga konteks khususnya teknologi. Saya Kembali mengingatkan bahwa kualitas madrasah kini harus selalu diupgrade dengan digitalisasi agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas pria yang kerap menjuarai lomba bulutangkis dan tenis meja di ajang olahraga dan juga mendapat kesempatan mengikuti studi benchmarking singkat di Belanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *