MTsN 1 Kota Adakan In House Training (IHT)

Palangka Raya. 22/02/2020

Semangat mengabdi tidak akan pernah berhenti inilah komitmen bersama guru MTsN 1 Kota Palangka Raya, salah satu upaya positif yang dilakukan oleh Madrasah yaitu dengan mengadakan kegiatan In House Training (IHT) Kretivitas Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sabtu (22/2/2020).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota yang diwakili oleh H. Syamsuddin,  didampingi Kepala Subbag TU, Muhammad Irsani dan Kasi Pendidikan Kemenag Kota Palangka Raya, H. Supiani Hk.

Dalam sambutanya H. Syamsuddin yang menjabat Ketua Pokjawas Kemenag Kota mengatakan Perubahan dalam pendidikan merupakan tantangan bagi para pelaku dunia pendidikan khususnya guru sebagai tenaga pendidik yang secara professional memiliki tugas dan tanggung jawab untuk  mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai dan mengevaluasi. Rangkaian tugas ini, menjadi spirit bagi guru Madrasah untuk meningkatkan kompetensi khususnya yang langsung berhubungan dengan kebutuhan siswa Madrasah di era generasi 4.0 ini. 

Ketua Pokjawas Kota yang pernah menjabat sebagai Kepala MTsN 2 Palangka Raya itu menambahkan perkembangan karakteristik siswa yang semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Pengetahuan, pengalaman dan problem yang dihadapi oleh siswa pun semakin komplek, hal ini disebabkan karena  kemajuan teknologi yang  berkembang serta berubah sangat cepat, sehingga cara berpikir dan perilaku siswa pun mengalami pergeseran dari cara berpikir tradisional menjadi lebih maju dan modern.

“Para penyelenggara pendidikan harus tanggap dan cepat untuk menyikapi perubahan terutama yang berhubungan langsung  dengan sarana yang menjadi kebutuhan siswa dalam memperoleh informasi pendidikan, ” ucap H. Syamsuddin. 

Kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi respon positif terhadap perubahan yang terjadi pada model pembelajaran. Atas perubahan ini ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh Kepala MTsN 1 Kota Palangka Raya Rita Sukaesih,  “guru harus meningkatkan kompetensi terutama  empat kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh guru pertama kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Empat kompetensi ini merupakan pilar utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan oleh karena itu peran aktif guru dalam merespon perubahan sangatlah diperlukan apabila kita ingin mendapatkan siswa yang cerdas intelektualnya, emosinya dan spiritualnya,” ucap Rita yang sukses mengantarkan MTsN 1 Kota Palangka Raya menjadi Sekolah Ramah Anak tingkat provinsi Kalteng. (Sabur,**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *